Ku Berkelana Pada Akhir Ramadhan 1436

Desa Dieng di daerah Wonosobo pada senja hari

Desa Dieng di daerah Wonosobo pada senja hari

Tahun ini teringin pula untuk ke pulau jawa dan duduk di sana beberapa hari pada akhir Ramadhan hingga sampai menjelang Syawal. Dapat juga aku melihat dan merasakan bagaimana umat Islam setempat menjalankan ibadah puasa dan merayakan ‘Idil Fitri. Aku merencanakan dua tempat untuk aku lawat dan singgah dalam perjalananku ini. Dua tempat ini ialah Dieng dan Tawangmangu. Dieng ialah kawasan dataran tinggi (Plateau) dan Tawangmangu berada di bahu Gunung Lawu.  Berada pada kedudukan 2093 meter dpl,  Dieng lebih tinggi dari Tawangmangu yang berada pada ketinggian 1200 meter dpl, dan sudah tentu cuacanya pun lebih dingin hinggakan boleh menyebabkan embun beku pada masa-masa tertentu.

Jalan Lawu menuju ke Gunung Lawu

Jalan Lawu menuju ke Gunung Lawu

Sekarang ini, aku berada di tanah jawa, dan ternyata tidak banyak bezanya dengan keadaan di semenanjung tetapi ada juga yang unik. Sebagaimana biasa, kalau di kampung-kampung akan kedengaran laungan pekikan “Sahur” dan “Imsak” apabila tiba waktunya, bezanya, di sini ada banyak masjid-masjid, ianya membuat keadaan menjadi sahut-menyahut antara satu dengan yang lain dan berpanjangan jadinya. Yang uniknya ialah sesuatu yang dilakukan di Dieng. Selain dari laungan sahur, dibunyikan siren pada waktu berbuka dan pada waktu imsak. Satu saja siren untuk semua penduduk di kawasan itu dan ini sudah tentunya dapat menyelaraskan waktu. Tergambar di benakku atas suatu perkara yang berlaku lebih kurang 55 tahun yang lalu. Ketika itu keluargaku menetap di tingkat atas barek polis Pearl’s Hill di Singapura. Waktu hampir maghrib, aku memandang akan bapaku yang sedang berdiri berbongkok sambil menongkatkan kedua siku lengannya di tembok pagar di balkoni bilek kami (satu bilek dan satu balkoni saja, dapur berhadapan rumah, apartment kiranya, di seberang lorong) merenung jauh sambil menunggukan kedengaran bunyi das tembakan meriam. Begitu cepat masa berlalu.

Salam dari seberang,

25 Ramadhan 1436.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: