Going Distance On The Cyclo-Cross

001

I decided to test the cyclo-cross and build up my strength and stamina cycling a slightly longer distance last Sunday to the town of Pontian Kechil shortcutting the  main road by going through palm oil plantations which have a mixed of paved and dirt/gravel roads.  It was a leisurely ride as I didn’t  have the required fitness yet and obviously there were lots of stoppages in parts due to rains, photography, tiredness and lastly as I expected, saddle sore.  All in all, it took me four and half hours to reach Pontian Kechil.  On reaching Pontian Kechil the bike became slightly heavy  which I found caused by the brake pad touching the rotor.  Without the necessary tools, I was unable to readjust it.  The only tool that I brought along was the air pump.  Tired, sore butt plus if I were to cycle home, part of the journey will be in the night and if I were to go by the main roads, the distance will be longer, I decided to get a taxi home.

Two lessons learned from this trip, one is that I need to set aside a generous amount of time for the trip and rest if I’m not spending the night and bring along tools to do repair/adjustment.  For longer distances, spare tube is a must.  The other, cycling on dirt/gravel road is more tiring due to lack of traction and rolling.  It is akin to running on a beach, nevertheless, it helps build up strength and stamina.

Actually three lessons learned…I read how to avoid saddle sore.

Advertisements

Selamat Hari Raya ‘Idil Fitri 1437

Ucapan

Genap sebulan sudah kita menjalankan ibadah puasa Ramadhan dan kini Syawal menjelang pula.  Setelah menghayati bulan Ramadhan selama 30 hari sudah tentu sedikit-sebanyak kita akan merasa terharu dengan pemergiannya, semoga ibadah puasa kita diterima Allah Subhanahu Wa Ta’ala.  Saya mengambil kesempatan ini mengucapkan kepada sekalian muslimin dan muslimat,

“Selamat Hari Raya ‘Idil Fitri, Semoga Kembali Fitrah.”

Bagi yang mengenal diri ini, mohon maaf zahir dan bathin.

Adalah diharapkan setelah berlapar-laparan selama sebulan ianya dapat diteruskan dengan tidak makan terlalu banyak atau terlalu kenyang kerana Nabi Muhammad s.a.w. bersabda, “Kami daripada gulungan yang tidak makan melainkan kami lapar, dan apabila kami makan tidak sampai kenyang.”

Kepada nabi yang merasa susah apabila kita susah dan menginginkan kita mendapat kebahagian, nabi yang menyimpan doa khusus kenabiannya untuk umatnya (semua para nabi-nabi diberi satu doa khusus yang Allah Ta’ala tidak akan menolaknya, semua para nabi-nabi telah menggunakannya hanya nabi Muhammad sahaja yang belum menggunakannya), nabi yang mana Allah Subhanahu Wa Ta’ala dan para malaikat-malaikat berselawat ke atasnya dan orang-orang beriman diseru berselawat keatasnya yang mana setiap satu selawat ke atas Nabi Muhammad s.a.w. dibalas Allah Subhanahu Wa Ta’ala dengan sepuluh selawat ke atas yang berselawat, ucapan selawat dan salam keatasnya.

Ucapan kesejahteraan daripada Allah Subhanahu Wa Ta’ala itu pasti, berapa banyakkah di antara kita yang memperbanyakkan atau melazimkannya? Dengan keadaan dunia masakini perbanyakkanlah berselawat keatas nabi Muhammad s.a.w. agar kita mendapat kesejahteraan, kebahagian dan keselamatan bukan sahaja di dunia malah di akhirat juga dengan RahmatNya, tuhan yang Maha Esa lagi Maha Agung, yang Maha Pengasih lagi Maha Mengasihani.  Amin, Ya Rabbal ‘Alamin.

Sallu Alaih.